Pernah dengar Kaskus? Facebook? Blog? Pernaaaahh..Nah klo Kontak??? ngggg..hehe
seperti postingan blog saya sebelumnya, kontak itu forumnya anak2 UGM gitu lah..dalam kesempatan kali ini, saya akan meneruskan permasalahan kedua yang dihadapi oleh kontak ugm.

Masalah yang muncul adalah beberapa dari kami berpikir bahwa posisi penempatan komentar pada setiap thread yang diposting oleh member tidak friendly, coba bayangkan posisinya terbalik, jadi secara logika sudah terbalik-balik T_T. Komentar terbaru diletakkan dipaling atas, dan komentar yg sudah lama akan berada dibawah.
Nah, gara2 itu, hal ini jadi masalah, maka disini saya akan memaparkan pendapat saya mengenai posisi atau metode yang paling tepat dan friendly untuk pembaca, serta mendukung koneksi internet yang sering kita hadapi saat ini.

Mari kita analisis dari koneksi internetnya dulu, lalu baru menuju solusi versi ninan :-)

Kondisi Koneksi Internet
hmm, sebenernya saya sering ngenet di elektro, dan lumayan cepet sih, jadi ga terlalu masalah..hehe tapi bahas yang umum aja deh.. selain via leptop, saya sering sekali memanfaatkan mobile phone dan ngenet via GPRS/ 3G…jadi kebayang lah gimana lemotnya klo lagi lemot2nya, kebayang juga klo ditengah2 suka putus T_T, alhasil mesti di reload, apalagi rumah saya di gunung..hikz
Jadi diambil kesimpulan, koneksi pedat pedot..okok

Metode peletakkan komentar
Dari hasil observasi *sangat* singkat, ada 4 metode yang sering dipake, berkaca pada situs2 social networking atau forum2 tertentu, jenis2 metode itu adalah:
1.Metode ala Blog
Coba cek blogmu, setiap kita komen di postingan berita mesti letaknya sekuensial, berdasarkan waktu, yang komen pertama ada di paling atas, lalu kebawah, yang terbawah adalah yang paling baru. Jadi klo mau baca bisa enak..dan semua komennya berada di satu halaman

2.Metode ala Forum
Sekarang lari ke Kaskus atau forum lainnya, komentarnya di minimize per halaman, misal 30 komentar dalam 1 page, jadi akan banyak page-page yang dihasilkan, tapi urutan komennya ttp sekuensial berdasarkan waktu. Halaman terakhir paling bawah adalah komentar terbarunya

3.Metode ala Kontak atau Twitter
Nah ini ni… komentarnya kayak blog, cuma dibalik orientasinya, yang paling baru ada diatas.

4.Metode ala Facebook
Versi Facebook adalah seperti blog, hanya saja jika sudah melebihi batas komentar dalam satu halaman, maka komentar tersebut akan di bungkus/ minimize. Yang diperlihatkan hanya 2 komentar yang terbaru.

Solusi versi Ninan
Sebenernya setiap metode ada kelebihan dan kelemahannya. Misal kontak, kelebihannya kita ga perlu scrolling halaman untuk baca komentar terbaru. Nah, sekarang kondisi dan situasinya adalah koneksi internet yang kita sering hadapi saat ini.
Anggaplah saya sering akses kontak ugm pk mobile, nnnnaah…
koneksinya GPRS, trus pedat pedot…

Menurut saya, metode yang paling enak berarti ala facebook…Alasannya
1.Tidak berat pas loading komentar
Kan kasian klo koneksi GPRS tapi harus buka komen yang segambreng gitu..ckckck trus klo putus ditengah, malah ga sempurna loading page-nya. jadi klo udah di minimize, jadi lebih ringkes

2.Logika membaca tidak terbalik-balik
penempatan komentar sesuai dengan waktu munculnya komentar, tetap sekuensial gitu, jadi kita bacanya enak, dari atas ke bawah

3.Mudah diikuti komentarnya
Klo kita buka untuk yang kedua kalinya, pastinya ada komentar baru, nah, kita tinggal baca tuh yang baru, ga perlu liat lagi yg udah lama2..klo merasa ga konek sama ceritanya, tinggal di klik aja historynya…beres kan

Kesimpulannya saya lebih suka metode ala Facebook…
mungkin gitu dulu aja deh, untuk masalah selanjutnya tunggu di blog saya berikutnya yaa…
:-)